Detail Cantuman Kembali

XML

parameter oseanografi untuk analisis kesesuaian lahan wisata di gili labak, kabupaten sumenep, madura


Distribusi dan kelimpahan sumber daya hayati di suatu perairan, tidak terlepas dari kondisi dan variasi parameter oseanografi. Maka diperlukan penelitian untuk menganalisis parameter oseanografi untuk kesesuaian wisata pantai dan wisata bahari dan menentukan indeks kesesuaian wisata dan luas wisata pantai dan wisata bahari menggunakan sistem informasi geografis (SIG). Metode penelitian yang digunakan adalah overlay atau menggabungkan peta hasil pengukuran dan analisis indeks kesesuaian wisata untuk mengetahui lokasi yang sesuai untuk dijadikan wisata. Parameter yang digunakan adalah kecerahan, kedalaman, kecepatan arus, tutupan komunitas karang, jenis ikan karang, jenis life form, lebar pantai, tipe pantai, material dasar perairan. Hasil analisis yang telah dilakukan untuk perairan yang potensial di Gili Labak menunjukkan bahwa pada perairan ini dominan sangat sesuai untuk dilakukan wisata snorkel dan wisata pantai. Persentase yang didapatkan untuk wisata snorkel pada stasiun 1 dan 2 dengan kategori sangat sesuai sebesar 85,6% dan 99,6% dengan luas 52,72 ha, pada stasiun 3 dengan 76% untuk kriteria cukup sesuai dengan luas 28,99 ha. Persentase yang didapatkan untuk wisata pantai pada ketiga stasiun sebesar 99,6% menunjukkan kategori sangat sesuai dengan luas 2,11 ha.
624.19.15 And p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2019
Surabaya
x, 51 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...